Selasa, 05 Maret 2024 | 17:34
MILITER

Di Hutan Selogiri, Prajurit Korps Marinir TNI AL Jungle Survival bersama personel militer negara lain

Di Hutan Selogiri, Prajurit Korps Marinir TNI AL Jungle Survival bersama personel militer negara lain
Jungle survival di Hutan Selogiri (Dispen Kormar)

ASKARA -:Prajurit Korps Marinir TNI AL berbagi ilmu dengan Singapore Army dan Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) tentang bagaimana cara bertahan hidup di hutan (Jungle Survival) dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2023 di hutan Selogiri, Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (02/09).

Jungle survival merupakan ilmu bertahan hidup dalam keadaan darurat dengan memanfaatkan alam sekitar agar dapat bertahan hidup, kegiatan diawali dengan pemberian materi tentang sumber daya alam apasaja yang dapat dimanfaatkan untuk bertahan hidup serta cara mengolahnya di hutan.

Setelah pemberian materi dilanjutkan dengan mempraktekkan secara langsung cara menangkap dan memasak sejumlah binatang buas, antara lain biawak dan ular, serta memperkenalkan berbagai jenis tanaman hutan yang bisa dimakan secara langsung (tanpa harus dimasak terlebih dulu) dan yang tidak bisa dimakan.

Para prajurit Asing kedua Negara tersebut cukup antusias dalam mengikuti materi latihan yang diberikan oleh Prajurit Korps Marinir TNI AL tersebut, meski awalnya mereka terlihat ragu untuk mencobanya, namun mereka akhirnya bisa mencoba mengolah dan memakan makanan yang telah mereka dapatkan di hutan Selogiri.

Kegiatan tersebut juga selaras dengan tujuan dari Latgabma Super Garuda Shield 2023 kali ini, yaitu guna meningkatkan kerja sama multilateral antarmiliter negara peserta dan hubungan militer yang positif serta mengembangkan dan meningkatkan kemampuan untuk melaksanakan tugas fungsi gabungan.

Komentar