Senin, 08 Agustus 2022 | 20:40
MILITER

Di Sarang Petarung Marinir, 500 Instruktur Ling Tien Kung Latihan Bersama

Di Sarang Petarung Marinir, 500 Instruktur Ling Tien Kung Latihan Bersama

ASKARA -  Di Sarang Petarung Korps Marinir TNI AL tetapnya di lapangan Brigade Infanteri (Brigif) 1 Kesatrian Marinir Hartono Cilandak Jakarta Selatan, kurang lebih 500 Instruktur Ling Tien Kung Se Jabodetabek  melaksanakan latihan bersama. Sabtu (25/06). 

Latihan bersama Instruktur Ling Tien Kung kali ini diawali dengan dengan registrasi peserta, pengecekan kesehatan, sambutan  Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto selaku Pembina Ling Tien Kung Koodinator Otonom Jabodetabek, sambutan Ketua Koordinator Otonom  Ling Tie Kung Jabodetabek Bapak Gani Noto Wijoyo, sambutan Pembina Pusat Ling Tien Kung Bapak  Shane Faldo Fuyi Widjaja dan Wakil Koormi Ling Tie Kung Jakarta Selatan Bapak Sudarso, Ibu Shemu dilanjutkan latihan Ling Tien Kung, foto bersama dan diakhiri ramah tamah di Gedung Gada.

Dalam sambutannya Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto selaku Pembina Ling Tien Kung Koodinator Otonom Jabodetabek mengucapkan selamat datang dan ucapan terima kasih banyak atas kehadiran para instruktur se Jabodetabek, Bandung dan Surabaya  di lapangan apel Brigif 1 Marinir Cilandak Jakarta Selatan.

Lebih lanjut Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto menyampaikan bahwa kegiatan latihan bersama kali ini bertujuan bukan hanya untuk berlatih dan bersilaturahmi tapi juga ingin mengaktifkan kembali latihan Ling Tien Kung yang sudah hampir 3 tahun terhenti dengan adanya pandemi covid 19 yang melanda Indonesia bahkan hampir di seluruh negara.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal Ling Tien Kung untuk dapat bergiat dan berlatih kembali dengan event yang lebih besar.” Pungkas Jenderal Bintang Dua kelahiran Malang Jawa Timur.

Sejarah Ling Tien Kung yang pertama kali ditemukan oleh Fu Long Swie kelahiran Singaraja Bali, 25 Oktober 1935, dulu merupakan seorang Atlit lari 100 meter dan lompat jauh pada era tahun 60-an dan berhasil menjadi juara 1 pada perlombaan PON. Yang harus mengalami kelumpuhan, akan tetapi berkat perjuangan beliau akhirnya dapat menerapi diri dan akhirnya dapat kembali normal.

“Ling Tien Kung bukan senam biasa tetapi merupakan terapi pengobatan”, Ling Tien Kung berasal dari kata ling (nol), tien (titik), dan kung (ilmu). ”Jadi, bisa dia diartikan ilmu titik awal,” bahwa tubuh manusia punya sumber energi yang tak pernah padam.

Komentar