Rabu, 17 Juni 2026 | 03:41
MILITER

Tradisi Prajurit Yonbekpal 2 Mar Pasmar 2 Yang Akan Melepas Masa Lajang

Tradisi Prajurit Yonbekpal 2 Mar Pasmar 2 Yang Akan Melepas Masa Lajang

ASKARA - Jelang melepas masa lajang, sebanyak 3 prajurit Tidur Dalam (TD) Batalyon Perbekalan dan Peralatan 2 Marinir (Yonbekpal 2 Mar) menjalani ujian Karate dan renang Militer dalam rangka persyaratan permohonan menikah di Kesatuan yang disaksikan oleh Komandan Yonbekpal 2 Mar Mayor Marinir Hendro Wijiantoro, S.H., M.Tr. Opsla, dan seluruh anggota Batalyon serta calon istri dari prajurit tersebut yang dilaksanakan di Mako Yonbekpal 2 Mar Kesatrian Soetedi Senaputra, Karangpilang, Surabaya.  Jum’at (5/3).

Dalam pelaksanaan ujian kali ini, setiap prajurit harus melaksanakan tahapan tes antara lain menyuguhkan gerakan Kata 1 sampai dengan Kata 4 dan Kumite antar sesama peserta ujian serta menjalani renang Militer menempuh jarak 50 meter dengan waktu tempuh tidak lebih dari 1 menit.

Dalam arahannya, Danyonbekpal 2 Mar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan  tradisi persyaratan permohonan menikah secara kedinasan di Batalyon yang dari dahulu selalu dilaksanakan. Namun, dengan berjalannya waktu yang sudah lama tidak terlaksana, pada perkesempatan ini akan ditumbuhkan kembali tradisi tersebut dan tentunya setelah memenuhi seluruh persyaratan-persyaratan permohonan menikah yang telah ditentukan oleh peraturan dinas TNI-AL.

Lanjutnya, kegiatan ini bertujuan agar seluruh prajurit selalu menjaga kemampuannya baik itu yang berstatus TD maupun TL (Tidur Luar), moment ini akan selalu diingat dalam mengarungi rumah tangga, dengan harapan apabila menemui sesuatu permasalahan tidak mudah untuk terpisahkan, karena dalam menentukan calon istri harus penuh perjuangan dan kegigihan.

“Kebahagiaan hidup seorang lelaki adalah mencari tanggung jawab yaitu diikat kebebasannya oleh seorang wanita, sedangkankan seorang wanita mencari kebahagian hidup adalah menumpahkan semua permasalahan hidup kepada seorang lelaki, seorang lelaki bagaikan perahu yang sedang berlayar mencari pelabuhan untuk bersandar disebuah dermaga (wanita) yang terpilih untuk bisa mendampingi mengarungi kehidupan ini sebagai seorang prajurit,” imbuhnya.

Selama kegiatan berlangsung tetap berpedoman terhadap protokol kesehatan agar terhindar dari penularan Perkembangan Covid-19.

Komentar